http://1.bp.blogspot.com/_kdI2XIp5bCE/S-tgIfPeCSI/AAAAAAAAAYg/WF-J_Cjmm6c/s1600/kuntilanak.jpg

Kuntilanak (bahasa melayu: puntianak, kuntilanak) adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan / wanita hamil yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama “kuntilanak” atau “pontianak” kemungkinan besar berasal dari gabungan kata “bunting” (hamil) dan “anak”. Mitos ini mirip dengan mitos hantu langsuir yang dikenal di Asia Tenggara, terutama di nusantara Indonesia.

Mitos hantu kuntilanak sejak dahulu juga telah menjadi mitos yang umum di Malaysia setelah dibawa oleh imigran-imigran dari nusantara.

Kota Pontianak mendapat namanya karena konon Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak, diganggu hantu ini ketika akan menentukan tempat pendirian istana.

Dalam cerita rakyat Melayu, sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kemboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak dikatakan sering menjelma sebagai wanita cantik yang berjalan seorang diri dijalan yang sunyi. Oleh karena itu, cerita ini kemungkinan dibuat untuk menghindari wanita diganggu oleh pemuda-pemuda yang takut akan Kuntilanak ketika berjalan seorang diri di jalan yang sunyi. Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir.

Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”, misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut “waru doyong”).

Ciri – ciri kuntilanak;
1. tertawa melengking
2. menangis
3. suka puing2 bangunan ato yg setengah jadi
4. sering bertempat di muara sungai ato pinggiran danau ato kolam
5. menyukai daging anak2 (makanya sering dibilang mereka suka menculik bayi)

Kepercayaan penangakalan
Berdasarkan kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa, kuntilanak tidak akan mengganggu wanita hamil bila wanita tersebut selalu membawa paku, pisau, dan gunting bila bepergian ke mana saja. Hal ini menyebabkan seringnya ditemui kebiasaan meletakkan gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi.

Menurut kepercayaan masyarakat Melayu, benda tajam seperti paku bisa menangkal serangan kuntilanak. Ketika kuntilanak menyerang, paku ditancapkan di lubang yang ada di belakang leher kuntilanak. Sementara dalam kepercayaan masyarakat Indonesia lainnya, lokasi untuk menancapkan paku bisa bergeser ke bagian atas ubun-ubun kuntilanak.

Adapun lagu untuk memanggil arwah/setan kuntilanak tersebut, yaitu dengan menyanyikan lagu tembang jawa tempo dulu yaitu “Lingsir Wengi” sebagai berikut;

” Lingsir wengi sliramu tumeking sirno…
Ojo tangi nggonmu guling…Awas jo ngetoro…
Aku lagi bang wingo wingo…
jin setan kang tak utusi…jin setan kang tak utusi…
dadyo sebarang…waja lelayu sebet… “

Artinya :
Menjelang malam dirimu(bayangmu) mulai sirna
jangan terbangun dari tidurmu
Awas jangan terlihat (memperlihatkan diri)..
Aku sedang gelisah…
Jin setan ku perintahkan…. Jin setan ku perintahkan..
Jadilah apapun juga …
namun jangan membuat maut(celaka)..

Dan…kesimpulanku ini Lingsir Wengi hanyalah sebuah Durma, macapat, kidung atau tembang jawa yang memang sudah terkenal sejak jaman dulu. Tembang menjelang larut malam. Banyak yang menyangkal bahwa itu adalah tembang untuk memanggil kuntilanak. Tapi banyak juga yang mengaku mengalami hal yg menyeramkan setelah mendengarkan lagu itu.

Lirik yang terakhir “ wojo lelayu sebet “ bahkan ada yang salah mengartikan (entah disengaja untuk menakut-nakuti, atau memang salah mengartikan), ” menjadi perantara untuk mencabut nyawamu…” 

sumber

Kata Kunci Pencarian:

asal usul kuntilanak (49),cerita hantu seram (32),sosok kuntilanak (29),kelemahan kuntilanak (23),cerita hantu kuntilanak (23),asal usul lagu lingsir wengi (20),cerita seram hantu (16),Pengertian Kuntilanak (7),kelemahan hantu kuntilanak (6),lagu pengundang hantu (5),Kelemahan hantu (4),riwayat kuntilanak (3),kelemahan kuntil anak (3),cerita rakyat hantu (3),Kuntilanak berasal dari mana (3),silsilah kuntilanak (3),cerita hantu jaman dahulu (3),lagu jawa seram (2),lagu seram jawa (2),lagu pengundang setan (2),lagu pengundang kuntilanak (2),proses terjadinya kuntilanak (2),cerita hantu jaman dulu (2),Penjelasan tentang kuntilanak (2),lagu jawa pemanggil setan (2),yang di takuti kuntilanak (2),proses terjadinya hantu (2),ciri ciri penampakan kuntilanak (2),kisah terjadinya pontianak (2),legenda kuntil anak dari jawa (1),lagu pengundang arwah (1),liric tembang jawa buat orang hamil (1),lagu tembang jawa pengundang hantu (1),lagu sunda pemanggil setan (1),lagu pemangil arwah jaman dahulu (1),lirik lagu pengundang kuntilanak (1),legenda hantu jaman dulu (1),langgam jawa untuk pemanggil hantu (1),lagu tembang buat film horor (1),lagu sunda pemanggil kunti (1),lagu tembang horro (1),lagu sunda pemanggil arwah (1),lagu tembang jawa yang menyeramkan (1),lagu pontianak pemanggil kuntilanak (1),lagu yang mengundang hantu (1),lagu2 pengundang setan (1),legenda/cerita asal usul lagu lengser wengi (1),lagu penggundang kuntilanak (1),lagu pemanggil setan (1),kuntilanak suka bayi (1),kisah nyata setan jaman dahulu (1),kuntilanak lelaki (1),kuntilanak dari mana (1),kuntilanak berasal darimana (1),kuntilanak berasal dari (1),kuntilanak berasal (1),kumpulan lagu hantu (1),kumpulan kidung kidung jawa mistis (1),kumpulan fakta kuntilanak (1),kumpulan berita anak nangis darah gimana asalusulnya (1),kisah terjadinya kuntilanak (1),lagu hantu seram (1),lagu jawa pemanggil arwah (1),lagu pemanggil pocong (1),lagu pemanggil kuntilanak (1),lagu pemanggil kuntil anak (1),lagu pemanggil hantu di dunia (1),kumpulan lagu indonesia yang mistis horor (1),lagu pemanggil arwah versi sunda (1),lagu mengundang pocong (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *