• Racun pertama : Menghindar
    Gejalanya lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
    Antibodinya: realitas
    Caranya berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.
  • Racun kedua : Ketakutan
    Gejalanya tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, kesulitan seksual.
    Antibodinya: keberanian
    Caranya hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

    http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/05/motivation.jpg
  • Racun ketiga : Egoistis
    Gejalanya nyiyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
    Antibodinya: bersikap sosial.
    Caranya jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akn diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.
  • Racun keempat : Stagnasi
    Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.
    Antibodinya: ambisi
    Caranya teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.
  • Racun kelima : Rasa rendah diri
    Gejalanya kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
    Antibodinya: keyakinan diri.
    Caranya seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya aka kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.
  • Racun keenam : Narsistik
    Gejalanya kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
    Antibodinya: rendah hati.
    Caranya orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.
  • Racun ketujuh : Mengasihani diri
    Gejalanya kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghujam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
    Antibodinya: sublimasi
    Caranya jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.
  • Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan
    Gejalanya apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
    Antibodinya: kerja
    Caranya buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.
  • Racun kesembilan : Sikap tidak toleran
    Gejalanya pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
    Antibodinya: kontrol diri
    Caranya tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.
  • Racun kesepuluh : Kebencian
    Gejalanya keinginan balas dendam, kejam, bengis.
    Antibodinya: cinta kasih
    Caranya hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.
Simpanlah paket tiket untuk perasaan tidak bahagia dan mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang.

Kata Kunci Pencarian:

menghilangkan sifat sentimen (2),cara mengabaikan orang yang memebenci kita (1),menghadapi orang yang selalu sentimen (1),menghadapi orang yg benci kita di dunia kerja (1),menyikapi orang yg mengacuhkan kita (1),orang yang sentimen kepada kita (1),pikiran picik artinya (1),pikiran yang picik (1),teman yang angkuh (1),tips menghadapi orang yg sentimen terhadap kita (1),mengatasi orang yg membenci kita (1),mengabaikan rasa benci terhadap seseorang (1),gimana cara menghadapi teman yg sok kecantikan? (1),cara menghadapi orang yang kita benci (1),cara menghadapi orang yang selalu mau besaing dengan kita (1),Cara menghadapi orang yg sentimen (1),cara menghadapi seseorang yang kita benci banget (1),cara menghilangkan rasa sentimen (1),cara menghilangkan sentimen terhadap orang lain (1),cara menghindari sikap sentimen (1),cara menyikapi orang sentimen (1),cara mudah untuk membenci cowok dan menghilangkan dalam pikiran (1),Tips menghadapi teman yang sombong (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *