Andaikan hari ini perang benar-benar terjadi antara Malaysia dan Indonesia untuk mempertahankan Ambalat, siapa yang menang? Fifty-fifty lah. Indonesia bisa saja menang, tetapi jika mengingat seringnya pesawat TNI kita jatuh dan kecelakaan baru-baru ini, saya agak khawatir juga. Bisa saja Indonesia kalah (dengan catatan perang hanya terjadi di sekitar Ambalat saja, tidak melebar ke wilayah lain di Indonesia atau Malaysia).

Tentu hal ini bukan sebuah apriori, tetapi sebagi bentuk kekritisan sebagai anak bangsa :-) . Anda boleh tidak setuju dengan pandangan saya ini. Begini alasannya. Lihatlah peralatan militer negara kita, sudah usang, rapuh, dan tidak aman. Buktinya dalam dua bulan terakhir ini sudah 4 pesawat TNI yang jatuh dan memakan banyak korban jiwa, khususnya para prajurit terbaik bangsa. Mereka harus gugur bukan karena berperang, tetapi karena faktor teknis pesawat yang sudah tidak aman lagi untuk diterbangkan. Itu baru pesawat udara, kondisi yang sama juga terdapat pada kapal tempur di lautan. Hampir semuanya berusia tua, lamban, dan kurang didukung peralatan canggih. Embargo militer dari AS membuat Indonesia tidak bisa memperbarui peralatan militernya. Banyak onderdil peralatan militer tidak bisa dibeli dari Amerika, akhirnya prinsip kanibalisme pun berlaku. Onderdil peralatan yang satu dicomot dari peralatan yang lain yang tidak terpakai untuk menyiasati onderdil yang tidak bisa dibeli dari AS. Benar-benar menyedihkan. Jadi, bagaimana mau bertempur dengan kondisi peralatan militer yang pas-pasaan itu?

Malaysia, meski negaranya lebih kecil dari Indonesia, tetapi lebih makmur. Dengan kondisi keuangan mereka yang lebih baik, mungkin saja mereka telah mempercanggih peralatan militer sembari mengamat-amati kondisi militer negara tetangga. Sebagai test case, mereka memprovokasi kapal perang TNI di perairan Ambalat. Maksudnya sih untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kecanggihan kapal tempur TNI itu.

Orang-orang Indonesia yang geram dan marah melihat Malaysia memprovokasi TNI di Ambalat tergugah pula rasa nasionalismenya. Kemarahan itu sebenarnya sudah disulut sejak lama, sejak para TKI kita menjadi bulan-bulanan penyiksaan para majikan di Malaysia. Begitu rendah nilai orang Indonesia di mata orang Malaysia, sehingga di Malaysia para TKI itu dipanggil Indon. Isu TKI belum habis, muncul pula klaim dari Malaysia yang membajak karya budaya yang dianggap milik Indonesia, seperti batik, angklung, reog, lagu rakyat Maluku, dan sebagainya. Lalu terakhir isu si cantik jelita Manohara ikut pula memanasakan suasana. Kloplah semua itu untuk memantik semangat heroik para pemuda. Dimana-mana muncul pasukan sipil dadakan, pasukan bela diri, atau pasukan berani mati yang siap berperang melawan Malaysia. Dengan rasa marah yang memendam, mereka siap dikirim ke Ambalat untuk bertempur. Semangat sih boleh saja, tetapi saya kira sia-sia saja usaha mereka itu. Mau berperang dengan Malaysia pakai apa mereka itu? Pakai bambu runcing atau senjata rakitan? Jelas mereka akan mati duluan dibom pesawat tempur Malaysia yang canggih itu.

Dari segi jumlah penduduk Indonesia memang jauh lebih banyak daripada Malaysia. Mungkin kalau perang langsung satu lawan satu dengan rakyat Malaysia jelas Indonesia akan menang, tetapi itu kan perang zaman kuno. Sekarang ini perang zaman modern adalah perang antara militer dengan militer, peralatan canggih versus peralatan pas-pasan. Diatas kertas jelas negara yang mempunyai peralatan tempur yang canggih yang akan menang. Jumlah penduduk negara tidak punya peranan penting. Lihatlah Israel, negara mini di Timur Tengah, tetapi mereka mampu mengalahkan negara-negara Arab dalam perang 6 hari pada tahun 1960-an ketika merebut dataran tinggi Golan, padahal penduduk Israel hanya beberapa juta jiwa, namun mereka mempunyai senjata ultramodern yang tidak dimiliki oleh negar-negara Arab.

Yang harus dilakukan saat ini adalah bukan perang dengan Malaysia, tetapi memikirkan keselamatan para prajurit TNI itu. Janganlah mereka mati sia-sia lagi sebelum berperang karena menaiki kendaraan militer yang tidak aman. Saya miris setiap kali melihat episode keluarga prajurit itu yang bersimbah air mata ketika ayah atau suami mereka dimasukkan ke liang lahat. Kita mungkin hanya bisa bergumam: kasihan, sesudah itu kita sudah lupa dengan peristiwa itu sebelum nantinya dikejutkan lagi dengan peristiwa yang sama untuk kesekian kalinya. Kita sudah lupa dengan nasib anak-anak mereka yang masih kecil atau istri mereka yang jadi janda yang hidup berdesakan-desakan di barak-barak sempit. Masa depan keluarga TNI yang tewas karena kecelakaan itu menjadi suram karena sang pencari nafkah mati sebelum berperang.

Jadi, daripada memikirkan perang melawan Malaysia, mengapa tidak memikirkan keselamatan para prajurit dan keluarganya dari kecelakaan peralatan militer yang rapuh dan sudah usang itu.

Kata Kunci Pencarian:

alat perang indonesia yg canggih sekarang new (33),ambalat milik siapa (7),kecanggihan senjata malaysia (3),kecanggihan TNI (2),senjata tercanggih malaysia (2),photo peralatan perang TNI indonesia (2),pesawat tempur tercanggih malaysia (2),peralatan perang tercanggih malaysia (1),perlengkapan senjata militer malaysia (1),perAlatan perang arab yg tercanggih (1),peralatan perang apa saja yang dimiliki indonesia (1),peralatan militer indonesia yg tercanggih (1),peralatan militer indonesia (1),pasukan tentara indonesia yang tercanggih (1),pasukan tempur tni (1),pesawat tempur indonesia kuno (1),pesawat tempur tercanggih indonesia (1),siapkah tni jika berperang (1),senjatamiliter indo vs mal (1),senjata tercanggih milik militer indonesia (1),senjata tercanggih atm (1),senjata milik TNI Indonesia (1),senjata laut tercanggihmilikindonesia (1),SENJATA CANGGIH TNI TERBARU (1),senjata canggih milik indonesia yang tidak dimiliki malaysia (1),senjata canggih didunia milik TNI (1),tni siap perang 3gp (1),pasukan berani mati tni (1),negara dengan peralatan perang indonesia (1),militer indonesia vs malaysia (1),apa yang menang kalau terjadi pertempuran antar indo dan malaysia (1),Alat tercanggih TNI (1),alat tempur tercanggih milik indonesia (1),alat tempur tercanggih indonesia (1),alat tempur kuno milik indonesia (1),alat perang TNI tercanggih di dunia (1),alat perang tni tercanggih (1),alat perang malaysia (1),alat perang canggih malaysia (1),alat perang apasajakah yang dipunyai tni (1),beladiri militer indonesia vs malaysia 3gp (1),gambar alat perang malaysia (1),menang perang ambalat (1),malaysia dimata indonesia (1),kecangihan tni (1),Kecanggihan tni vs kecanggihan militer malaysia (1),kecanggihan senjata tni (1),kecanggihan alat perang indonesia yg sekarang (1),kecanggihan alat perang indonesia dan malaysia (1),kecanggihan alat perang indonesia (1),kecanggihan alat militer indonesia (1),helikopter perang ri baru (1),alat perang apasajakah buatan malasysia (1)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *